Beranda / Berita / Gedogan Musik Tradisi Menumbuk Padi Masyarakat Banyuwangi

Gedogan Musik Tradisi Menumbuk Padi Masyarakat Banyuwangi

Gedogan merupakan kesenian musik yang berasal dari desa wisata adat Osing Kemiren, Kabupaten Banyuwangi. Dinamakan musik Gedogan karena bunyi yang ditimbulkan pada alat musik Gedogan berbunyi “gedog, gedog, gedog,”. Musik ini bermula dari kegiatan para perempuan yang tengah menghibur diri setelah menumbuk padi atau dalam bahasa Osing disebut “Nutu”. Pekerjaan dapur sejak dahulu diserahkan pada kaum perempuan, maka dari itu menumbuk padi dilakukan oleh para perempuan. Mulanya di Desa Kemiren terdapat keluarga yang memiliki hajat, para perempuan yang tinggal di dekat wilayah tersebut berinisiatif untuk membantu pemilik hajat dengan menumbuk beras ramai-ramai untuk dijadikan tepung. Mereka datang membantu karena adanya dorongan dari perasaan masing-masing tanpa paksaan. Karena yang menumbuk tidak hanya satu orang tetapi beberapa orang maka ketika menumbuk beras menimbulkan karakter bunyi yang berbeda-beda, sehingga menghasilkan sebuah musik yang unik. Semakin seringnya para perempuan menumbuk padi semakin sering pula masyarakat Kemiren mendengar musik Gedogan. Cara untuk menumbuk padi yakni Lumpang (kayu penumbuk) di pukulkan ke cekungan lesung sehingga menimbulkan bunyi-bunyian. Lesung yang digunakan dalam musik Gedogan memiliki bahan yang berbeda-beda.

Lesung yang suaranya paling nyaring dan enak di dengar yaitu lesung yang terbuat dari kayu nangka yang lentur dan berserat padat. Instrumen yang digunakan adalah Lesung dengan ukuran yang berbeda-beda serta biasanya diiringi dengan permainan alat musik Angklung, Ining – ining (semacam Triangle) serta Gong. Nada yang digunakan dalam musik Gedogan adalah nada Slendro Banyuwangi. Pemain Musik Gedogan biasanya berjumlah 8 hingga 13 Orang dan dibawakan oleh kaum perempuan secara sederhana dan mampu menarik perhatian masyarakat lain.

Kesenian tradisi ini dimainkan oleh perempuan tanpa batas usia akan tetapi lebih sering dimainkan oleh perempuan yang sudah berumur atau tua, yang memiliki kekuatan dan mencintai kesenian tradisi ini. Jenis alat musik terbagi menjadi 2 yaitu alat musik ritmis (tanpa nada) dan melodis (bernada). Sedangkan pada alat musik Gedogan ini masuk kategori musik ritmis

Tag:
WordPress Collection Swingster – Elementor Music WordPress Theme Swiper Slider Widget for Elementor Swipy – Creative Agency WordPress Theme Switch – Payment App Elementor Template Kit Syantik - Beauty Product Elementor Template Kit Sycho – Psychology and Counseling WordPress Theme Synauw Online Course Education Elementor Template Kit Syner – Creative Agency Elementor Template Kit Syngenic – Solar & Renewable Energy Elementor Template Kit SYNO Before After Image Comparison Plugin